Selasa, 22 Maret 2016

Tulisan 1

Masalah ekonomi akibat proyek infrastruktur 2016

Baru 3 bulan yang lalu negara ini menyapa tahun 2016, tetapi masalah ekonomi dari tahun lalu terasa tak kunjung membaik bahkan kian memburuk.
Berbagai macam permasalahan ekonomi menekan stabilitas kondisi perekonomian Indonesia dan salah satunya adalah proyek infrastruktur yang menyebabkan hutang indonesia meningkat karena pembangunan infrastruktur merupakan program prioritas yang harus direalisasikan sepanjang tahun 2016.

Agus Martowardojo (2016) mengemukakan di 2016 defisit akan meningkat dari US$17 miliar ke US$26 miliar. Ini dibiayai external financing dan FDI atau portfolio investment dan pinjaman luar negeri.

Sementara itu, pertumbuhan utang luar negeri pada Januari 2016 tumbuh 2,2% tetapi pertumbuhan melambat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 5,8% (year-on-year). Posisi Utang Luar Negeri (ULN) pada akhir Januari 2016 tercatat sebesar US$308,0 miliar.

seharusnya proyek pembangunan infrastruktur dibangun dengan mengandalkan sumber pendanaan dari pihak swasta. Sebagai contoh adalah pada proyek Palapa Ring yang menggunakan skema pembayaran available payment atau pembayaran secara berkala. Darmin, (2016)



Referensi
Agus, M (2016) Proyek Infrastruktur Bikin Kantong Pemerintah Jebol? Ini Analisis BI ,22 maret 2016 pukul 12:37 WIB, www.finansial.bisnis.com
Darmin (2016) Darmin Sebut Proyek Infrastruktur Bebani APBN 2016, 4 Maret 2016, http://waspada.co.id/warta/darmin-sebut-proyek-infrastruktur-bebani-apbn-2016/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar